Tips mengatasi galau, jodoh tak kunjung datang

Sumber foto @liadelianaa

“Jadi kapan nikah, umur kamu udah pas loh buat nikah.”

Pertanyaan yang lazim didengar, sepele sih tapi dalem banget ya. Jangankan nentuin hari pernikahan, calon pun belum ada. Kalaupun sudah ada calon, nunggu dia bilang, “Will you marry me?” , udah kaya baru gajihan terus nunggu gajihan berikutnya. Huk huk huk, sedih yah ukhti

Belajar dari pengalaman, saya punya tips untuk mengatasi hal tersebut. Simak yuk ukhti

1. Jodoh sudah Allah SWT atur

Percaya dan yakinlah, jodoh sudah Allah SWT atur untuk kita. Positif thinking terus aja sama Allah, mungkin memang waktunya belum tepat. Tiba saatnya nanti, ukhti akan dapat merasakan kebahagiaan yang ukhti nanti-nanti

2. Perbaiki diri

Mendambakan suami yang baik? Apakah ukhti layak mendampinginya? Mohon maaf dengan pertanyaan ini, tapi pertanyaan ini wajib ukhti perhatikan. Ingatlah bahwasanya “Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik, begitu pula sebaliknya”. So ukhti, mari persiapkan diri agar layak mendampingi lelaki yang baik

3. Isi semua kegiatan dengan ibadah

Tolong digaris bawahi, ibadah bukan semata mata untuk mencari jodoh. Ibadah merupakan kewajiban yang harus kita jalankan. Lakukan lima rukun Islam, serta perbanyak amal shaleh yang lain

4. Jangan pacaran

“Why? Kalo gak pacaran gimana kita mau kenal dia?” Kalau cuma mau kenal dia gampang aja, yang penting ukhti tahu siapa dia. Gak inline dong ukhti, kalo sudah belajar memperbaiki diri dan memperbanyak waktu dengan ibadah namun masih pacaran, percuma dong yah

5. Tetap selektif

Meski sebatas ta’aruf, tetap harus hati-hati dalam memilih. Yang harus ukhti perhatikan dalam memilih calon suami yaitu lihatlah agamanya, latar belakang pendidikannya, dari keluarga seperti apa dia, dan bagaimana dia dalam menyikapi suatu masalah

6. Terus berdo’a dan tetap sabar

Jika semua tips sudah ukhti coba, jangan pernah lelah untuk berdoa, meminta kepada Allah Yang Maha Kaya seraya diiringi sabar.

Demikian ya ukhti, semoga tips ini bermanfaat, Wallahu alam bissawab

Buat situs web Anda di WordPress.com
Memulai